{"id":5167,"date":"2026-07-19T17:24:36","date_gmt":"2026-07-19T10:24:36","guid":{"rendered":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/kewajiban-pelaporan-pikk-pojk-30-2024\/"},"modified":"2026-08-25T01:00:52","modified_gmt":"2026-08-24T18:00:52","slug":"kewajiban-pelaporan-pikk-pojk-30-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/kewajiban-pelaporan-pikk-pojk-30-2024\/","title":{"rendered":"Kewajiban Pelaporan PIKK Menurut POJK 30\/2024"},"content":{"rendered":"<div class=\"dti-snippet-answer\" style=\"margin:0 0 24px;padding:16px 20px;border-left:4px solid #E85A5A;background:#fdf6f6;border-radius:6px\"><strong>Jawaban singkat:<\/strong> POJK 30\/2024 mewajibkan entitas induk konglomerasi keuangan (PIKK) menyampaikan laporan terkonsolidasi ke OJK. Laporan ini menggabungkan data anak usaha lintas sektor (multifinance, asuransi, digital banking, dan lainnya) dan disampaikan per triwulan, semester, tahunan, serta insidental melalui kanal SILARAS dan APOLO.<\/div>\n<p>Pengawasan terintegrasi atas konglomerasi keuangan bukan hal baru, tetapi sejak UU P2SK No. 4\/2023 berlaku, kewajiban pelaporannya menjadi jauh lebih terstruktur. POJK 30\/2024 memperjelas satu hal penting: tanggung jawab laporan terkonsolidasi ada di entitas induk konglomerasi, yang dalam regulasi disebut <strong>PIKK (Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan)<\/strong>.<\/p>\n<h2>Siapa yang Wajib Melapor sebagai PIKK?<\/h2>\n<p>Entitas induk dari sebuah konglomerasi keuangan. Anggota grupnya bisa beragam \u2014 multifinance, asuransi, digital banking, modal ventura, dana pensiun, sampai sekuritas \u2014 dan induklah yang bertugas merangkum data seluruh anggota itu menjadi satu laporan terintegrasi ke OJK.<\/p>\n<h2>Siklus Pelaporan<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Siklus<\/th>\n<th>Keterangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Triwulan<\/td>\n<td>Laporan berkala setiap tiga bulan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Semester<\/td>\n<td>Laporan tengah tahun<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tahunan<\/td>\n<td>Laporan konsolidasi penuh<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Insidental<\/td>\n<td>Laporan atas kejadian tertentu sesuai ketentuan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Bagaimana Submission ke OJK?<\/h2>\n<p>Laporan masuk lewat kanal resmi OJK: <strong>SILARAS Web<\/strong> untuk laporan per-entitas, sedangkan laporan PIKK terkonsolidasi lewat <strong>APOLO Web<\/strong>. Umumnya laporan disiapkan dalam format terstruktur (XBRL) dan harus lolos validasi lebih dulu sebelum disubmit.<\/p>\n<h2>Tantangan Konsolidasi Multi-Entitas<\/h2>\n<p>Yang berat dalam praktiknya bukan mengisi form. Data harus ditarik dari beberapa entitas yang sistem dan formatnya berbeda-beda, dicocokkan dengan aturan validasi OJK, lalu statusnya dipantau terus supaya tidak ada tenggat yang terlewat. Di titik inilah platform pelaporan yang tepat terasa manfaatnya: konsolidasi berjalan otomatis, validasi dilakukan dua tingkat \u2014 di entitas anggota dulu, baru di induk \u2014 dan monitoring tenggat menyatu dalam satu alur kerja.<\/p>\n<h3>Pertanyaan yang sering diajukan<\/h3>\n<p><strong>Apa itu XBRL?<\/strong> Format data terstruktur untuk pelaporan ke regulator. Karena strukturnya baku, laporan bisa divalidasi secara otomatis.<\/p>\n<p><strong>Apa beda SILARAS dan APOLO?<\/strong> SILARAS dipakai untuk pelaporan per-entitas; APOLO untuk submission laporan konglomerasi terkonsolidasi (PIKK).<\/p>\n<div class=\"dti-product-cta\" style=\"margin:28px 0;padding:18px 20px;border-left:4px solid #2C4A7E;background:#f4f6fa;border-radius:6px\"><strong>Perlu mengotomasi pelaporan konglomerasi ke OJK?<\/strong><br \/>Pelajari <a href=\"https:\/\/dtisolution.id\/id\/produk\/pikk-reporting\"><strong>platform pelaporan PIKK dari DTI<\/strong><\/a>.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POJK 30\/2024 mewajibkan entitas induk konglomerasi keuangan (PIKK) menyampaikan laporan terkonsolidasi ke OJK. Pelajari siapa yang wajib, siklus, dan cara submit.<\/p>\n","protected":false},"author":19941,"featured_media":5456,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1467],"tags":[],"coauthors":[1470],"class_list":["post-5167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-produk-solusi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19941"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5167"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5437,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5167\/revisions\/5437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5167"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/dtisolution.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=5167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}