Lewati ke konten utama
DTI

DHEALTHCARE KLINIK PRO

Klinik Pro: SIM Klinik untuk Rawat Inap, Rawat Darurat, Laboratorium, dan Radiologi

Klinik utama dengan tempat tidur rawat inap berada di posisi tanggung: aplikasi klinik biasa tidak sanggup, SIMRS rumah sakit terlalu berat. Klinik Pro dari DHealthcare mengisi celah itu — rawat jalan, rawat inap, rawat darurat, order lab dan radiologi, farmasi, sampai kasir dalam satu sistem cloud, dengan RME sesuai Permenkes 24/2022 dan integrasi SATUSEHAT bawaan. Digarap tim yang sama dengan SIMRS DHealth.

Permenkes 24/2022 (RME)SATUSEHAT — KemenkesBPJS KesehatanUU 27/2022 (PDP)

Diskusikan kebutuhan Anda

Konsultasi awal gratis — kami petakan kebutuhan, integrasi, dan kepatuhan Anda.

Untuk perusahaan atau pribadi?*

Balasan dalam 1 hari kerja · Data Anda aman (UU PDP)

Begitu sebuah klinik utama membuka layanan rawat inap, kebutuhannya berubah kelas. Pasien menginap harus diobservasi lintas shift, instruksi dokter harus sampai ke perawat tanpa salah baca, obat harus tercatat per pemberian, dan hasil laboratorium maupun radiologi harus menempel di rekam medis — bukan tercecer di lembar hasil yang difotokopi. Aplikasi klinik biasa, yang dirancang untuk rawat jalan, berhenti sampai pasien pulang di hari yang sama.

Lompat ke SIMRS rumah sakit juga bukan jawaban yang pas. Sistem kelas rumah sakit membawa manajemen bangsal berskala besar, casemix, dan ratusan konfigurasi yang menuntut tim IT sendiri — beban yang tidak sebanding untuk klinik utama dengan belasan tempat tidur. Sementara kewajiban regulasi tetap berjalan: Permenkes 24/2022 mewajibkan rekam medis elektronik, Kemenkes mendorong pertukaran data lewat SATUSEHAT, dan data pasien dilindungi UU 27/2022.

Klinik Pro adalah paket tertinggi DHealthcare, dibuat persis untuk posisi tengah ini. Ia membawa modul rawat inap, rawat darurat, serta order laboratorium dan radiologi dari pengalaman tim SIMRS DHealth menangani rumah sakit — dikemas dalam sistem cloud yang tetap ringan dipakai dan masuk akal harganya untuk klinik. Halaman ini menjelaskan isinya.

Saat Klinik Tumbuh, Sistemnya Sering Tertinggal

Aplikasi klinik biasa berhenti di rawat jalan

Begitu ada pasien menginap, observasi, instruksi dokter, dan pemberian obat lintas shift dicatat manual di kertas status — berisiko salah baca dan hilang, tepat di layanan yang paling butuh ketelitian.

Hasil lab dan radiologi tercecer di luar rekam medis

Order ditulis di formulir, hasil keluar di lembar terpisah, lalu ditumpuk di map pasien. Saat dokter butuh pembanding dengan hasil bulan lalu, pencariannya membongkar arsip.

SIMRS rumah sakit terlalu berat untuk diadopsi

Manajemen bangsal skala besar, casemix, dan konfigurasi kompleks menuntut tim IT dan anggaran rumah sakit. Untuk klinik utama, sebagian besar kerumitannya terbayar tanpa terpakai.

Kewajiban RME dan SATUSEHAT tetap menagih

Permenkes 24/2022 dan integrasi SATUSEHAT berlaku untuk klinik apa pun ukurannya. Semakin lengkap layanan klinik, semakin banyak data yang wajib dikelola dengan benar.

Klinik Pro: Kemampuan Rumah Sakit Seperlunya, Dikemas Seukuran Klinik

Rawat inap dan rawat darurat yang tercatat rapi

Admisi, observasi, instruksi dokter, catatan perawat, dan pemberian obat pasien menginap tercatat dalam satu rekam medis yang sama — bersambung antar shift, bisa ditelusuri kapan pun.

Order lab dan radiologi langsung dari rekam medis

Dokter membuat order dari sistem, hasil pemeriksaan internal maupun mitra dicatat kembali ke rekam medis pasien. Riwayat hasil tersimpan menempel pada pasiennya, bukan pada map arsipnya.

RME Permenkes 24/2022 dan SATUSEHAT bawaan

Rekam medis elektronik mengikuti ketentuan Permenkes 24/2022 — keamanan, kerahasiaan, hak akses — dan integrasi SATUSEHAT (FHIR) tertanam di sistem, sehingga kewajiban pelaporan berjalan dari operasional harian.

Farmasi dengan Proyeksi Stok (AI) dan Speech-to-SOAP

Dua fitur AI DHealthcare ikut dalam paket: proyeksi stok membantu farmasi memesan obat secukupnya, dan Speech-to-SOAP mengubah ucapan dokter menjadi catatan SOAP — meringankan dokumentasi di poli maupun bangsal.

Kasir, keuangan, dan laporan untuk manajemen

Biaya rawat jalan, rawat inap, penunjang, dan obat terkumpul dalam satu tagihan yang konsisten. Laporan harian dan konsolidasi multi-cabang memberi pemilik gambaran usaha yang utuh.

Modul rawat inap, laboratorium, dan radiologi Klinik Pro diturunkan dari pengalaman PT Citraraya Nusatama membangun SIMRS DHealth yang berjalan di rumah sakit Indonesia — bukan fitur baru yang belum teruji alurnya. DTI menjadi satu pihak yang bertanggung jawab dari asesmen awal sampai dukungan operasional harian.

Implementasi Klinik Pro Tanpa Menghentikan Pelayanan

1

Asesmen layanan dan alur klinik

Tim memetakan layanan Anda — jumlah tempat tidur, poli, lab/radiologi internal atau mitra, status BPJS — lalu menyepakati ruang lingkup dan tahapan implementasi.

2

Konfigurasi modul dan migrasi data

Tarif, layanan, formularium, dan data master pasien disiapkan bersama tim. Hak akses diatur per peran: dokter, perawat, analis lab, farmasi, kasir, manajemen.

3

Uji alur rawat inap dan integrasi

Alur admisi sampai pulang, order lab/radiologi, dan koneksi SATUSEHAT diuji dengan kasus nyata sampai tim Anda yakin datanya mengalir benar.

4

Go-live bertahap dengan pendampingan

Mulai dari rawat jalan lalu menyusul rawat inap, atau serentak — sesuai kesiapan tim. Pelayanan pasien tetap berjalan selama transisi, dengan pendampingan sampai stabil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Klinik Pro

Apa bedanya Klinik Pro dengan paket klinik biasa DHealthcare?

Paket klinik menangani rawat jalan: pendaftaran, RME, farmasi, kasir, dan integrasi SATUSEHAT serta P-Care BPJS. Klinik Pro menambahkan modul rawat inap, rawat darurat, serta order laboratorium dan radiologi — untuk klinik utama yang layanannya sudah melampaui rawat jalan.

Kalau sudah selengkap ini, kenapa tidak sekalian pakai SIMRS?

Karena skalanya berbeda. SIMRS DHealth dirancang untuk rumah sakit — manajemen bangsal besar, casemix INA-CBG, alur akreditasi — dengan bobot dan biaya yang mengikuti. Klinik Pro memberi kemampuan yang benar-benar dipakai klinik utama, tanpa kerumitan yang tidak relevan. Dan karena keduanya digarap tim yang sama, jalur naik ke SIMRS DHealth terbuka bila klinik Anda kelak berkembang menjadi rumah sakit.

Apakah hasil laboratorium dan radiologi mitra bisa masuk sistem?

Bisa. Order dan hasil pemeriksaan dicatat di sistem baik untuk lab/radiologi internal maupun layanan mitra, sehingga semuanya menempel di rekam medis pasien dan riwayatnya bisa ditelusuri.

Bagaimana dengan klinik utama yang bekerja sama dengan BPJS?

Bentuk kerja sama klinik utama dengan BPJS Kesehatan berbeda dari FKTP — umumnya melalui alur rujukan. Pada asesmen awal, tim kami memetakan skema yang berlaku untuk klinik Anda dan menyiapkan alur pencatatan yang sesuai, supaya data pelayanan dan klaim tetap konsisten.

Berapa lama implementasinya untuk klinik dengan rawat inap?

Lebih lama dari klinik rawat jalan karena ada alur bangsal dan penunjang yang harus diuji, tetapi tetap jauh lebih singkat daripada proyek SIMRS rumah sakit. Implementasi dirancang bertahap sehingga pelayanan tidak berhenti; durasi pastinya bergantung kesiapan data dan cakupan layanan.

Apakah Klinik Pro bisa dicoba dulu?

Bisa. DHealthcare menyediakan uji coba gratis, dan untuk Klinik Pro tim kami biasanya memulai dengan demo yang mengikuti alur klinik Anda — termasuk skenario rawat inap dan order penunjang — sebelum masuk ke uji coba dan asesmen implementasi.

DHEALTHCARE KLINIK PRO

Diskusikan Kebutuhan Klinik Utama Anda

Ceritakan layanan klinik Anda — jumlah tempat tidur, lab/radiologi internal atau mitra, dan status kerja sama BPJS. Tim DTI dan DHealthcare akan menyiapkan demo Klinik Pro yang mengikuti alur klinik Anda, lengkap dengan skenario rawat inap.

WhatsApp kami