Lewati ke konten utama
DTI

SANITASI DATA — PANDUAN

Panduan lengkap pemusnahan data di Indonesia

Hapus dan format tidak memusnahkan data. Panduan ini merangkum hal yang biasanya ditanyakan tim TI, keamanan, dan kepatuhan sebelum memensiunkan hard disk, SSD, atau tape: metode yang benar per jenis media, aturan yang berlaku di Indonesia, bukti yang diminta auditor, dan apa yang menentukan biayanya.

NIST SP 800-88 Rev. 2 & IEEE 2883UU PDP (UU 27/2022) Pasal 43–44ISO/IEC 27001:2022 Annex A 7.10, 7.14, 8.10POJK 11/POJK.03/2022 · Permenkes 24/2022 · UU 43/2009 Kearsipan

Diskusikan kebutuhan Anda

Konsultasi awal gratis — kami petakan kebutuhan, integrasi, dan kepatuhan Anda.

Untuk perusahaan atau pribadi?*

Balasan dalam 1 hari kerja · Data Anda aman (UU PDP)

Setiap tahun organisasi di Indonesia memensiunkan ribuan hard disk dari laptop, server, ATM, mesin imaging rumah sakit, dan perangkat jaringan. Sebagian besar disimpan di gudang, dijual sebagai barang bekas, atau diserahkan ke vendor tanpa catatan apa yang terjadi pada data di dalamnya. Di situlah kebocoran data paling sering terjadi tanpa disadari: bukan saat sistem berjalan, tetapi setelah perangkatnya tidak dipakai lagi.

Pemusnahan data yang benar punya dua syarat. Pertama, data benar-benar tidak dapat dipulihkan, bahkan dengan perangkat forensik laboratorium. Kedua, ada bukti yang bisa ditunjukkan ke auditor: media apa, nomor seri berapa, dimusnahkan dengan metode apa, kapan, dan disaksikan siapa. Banyak organisasi memenuhi syarat pertama tetapi gagal di syarat kedua.

Panduan ini ditulis oleh tim Sanitasi Data DTI dan mengacu pada NIST SP 800-88 Rev. 2, IEEE 2883, ISO/IEC 27001:2022, serta regulasi Indonesia yang relevan. DTI melayani pemusnahan data dan pengadaan mesin pemusnah di seluruh Indonesia.

Empat kesalahan yang paling sering kami temui

Menganggap format sama dengan memusnahkan

Delete, format, dan factory reset hanya menghapus penunjuk ke data. Isi datanya masih ada di piringan atau sel memori dan bisa dipulihkan dengan aplikasi recovery yang dijual bebas.

Memakai satu metode untuk semua media

Degaussing sangat efektif untuk hard disk dan tape magnetik, tetapi tidak berpengaruh pada SSD, flashdisk, dan memori kartu karena media itu tidak menyimpan data secara magnetik. SSD perlu crypto-erase terverifikasi atau penghancuran fisik.

Tidak ada inventaris dan bukti

Drive bekas menumpuk tanpa daftar nomor seri. Saat auditor ISO 27001, OJK, atau surveyor akreditasi bertanya ke mana media itu pergi, tidak ada dokumen yang bisa ditunjukkan.

Menyerahkan media ke pihak lain tanpa rantai pengawasan

Media yang diangkut keluar gedung tanpa segel, tanpa daftar, dan tanpa saksi membuka celah kehilangan di perjalanan. Satu drive yang hilang cukup menjadi insiden data pribadi.

Metode yang tepat untuk setiap jenis media

Hard disk (HDD) dan tape magnetik: degaussing

Degausser memaparkan medan magnet kuat yang merusak pola magnetik di piringan atau pita, sehingga data hilang dan drive tidak bisa dipakai lagi. Cepat untuk volume besar. Untuk keyakinan lebih tinggi, dilanjutkan dengan penghancuran fisik.

SSD, flashdisk, dan memori kartu: crypto-erase atau penghancuran fisik

Pada SSD yang mendukung enkripsi bawaan, penghapusan kunci kriptografi yang diverifikasi termasuk kategori Purge menurut NIST SP 800-88. Bila verifikasi tidak memungkinkan atau datanya sangat sensitif, SSD dihancurkan dengan shredder khusus sampai ukuran partikel kecil.

Data sangat sensitif: penghancuran fisik (Destroy)

Shredder atau destroyer memecah drive menjadi partikel sehingga tidak ada bagian media yang bisa dibaca. Ini tingkat tertinggi dan sering dipilih untuk data nasabah, rekam medis, dan dokumen rahasia negara.

Perangkat yang akan dipakai ulang: overwrite terverifikasi (Clear)

Untuk laptop yang dipindahkan ke karyawan lain di dalam organisasi, penimpaan data yang diverifikasi bisa cukup. Metode ini tidak dipakai untuk perangkat yang keluar dari organisasi.

Setiap metode ditutup dengan bukti

Apa pun metodenya, hasil akhirnya adalah Berita Acara Pemusnahan per nomor seri: jenis media, metode, tanggal, lokasi, saksi, dan tanda tangan. Dokumen inilah yang dicari auditor.

Layanan pemusnahan dan mesin Sanitasi Data DTI dipakai oleh bank dan perusahaan di Indonesia, dengan dukungan di seluruh Indonesia.

Langkah pemusnahan data yang siap diaudit

1

Inventaris

Catat setiap media yang akan dimusnahkan: jenis, kapasitas, nomor seri, asal perangkat, dan tingkat sensitivitas datanya.

2

Pilih metode

Tentukan metode per jenis media dan tingkat sensitivitas: degaussing untuk magnetik, crypto-erase atau penghancuran fisik untuk SSD, Destroy untuk data paling sensitif.

3

Eksekusi tersaksikan

Pemusnahan dilakukan di lokasi Anda atau di fasilitas pemusnah, dengan saksi dari organisasi Anda dan media yang dijaga dalam kontainer tersegel bila harus dipindahkan.

4

Dokumentasi

Terbitkan Berita Acara Pemusnahan per nomor seri dan simpan bersama kebijakan retensi sebagai bukti untuk audit berikutnya.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang pemusnahan data

Apakah regulasi Indonesia mewajibkan hard disk dihancurkan secara fisik?

Tidak secara harfiah. UU PDP Pasal 43 dan 44 mewajibkan data pribadi dihapus dan dimusnahkan setelah masa retensi atau tujuan pemrosesan selesai, sehingga tidak bisa dipulihkan. Penghancuran fisik adalah salah satu cara memenuhinya, dan yang paling kuat. Degaussing (untuk media magnetik) dan crypto-erase terverifikasi (untuk SSD) juga diterima sesuai tingkat sensitivitas data.

Apakah SSD bisa di-degauss?

Tidak. SSD dan memori flash menyimpan data secara elektronik, bukan magnetik, sehingga degausser tidak menghapusnya. SSD perlu crypto-erase yang diverifikasi atau dihancurkan dengan shredder khusus SSD.

Bukti apa yang diminta auditor?

Umumnya Berita Acara Pemusnahan yang mencantumkan nomor seri setiap media, metode yang dipakai, tanggal, lokasi, saksi, dan tanda tangan, ditambah kebijakan retensi yang menjelaskan kapan data wajib dimusnahkan. Untuk ISO/IEC 27001:2022, ini terkait kontrol Annex A 7.10, 7.14, dan 8.10.

Lebih baik membeli mesin sendiri atau memakai jasa?

Bila volume media rutin dan besar, misalnya bank dengan ratusan cabang atau pusat data, mesin sendiri bisa lebih ekonomis dan prosesnya tetap di tangan Anda. Bila pemusnahan hanya beberapa kali setahun, jasa on-site biasanya lebih hemat karena tidak perlu membeli, mengoperasikan, dan merawat mesin.

Apa saja yang menentukan biaya pemusnahan data?

Jumlah dan jenis media (HDD, SSD, tape), metode yang dipilih, lokasi pelaksanaan (di tempat Anda atau di fasilitas pemusnah), kebutuhan saksi dan dokumentasi, serta jadwal. Untuk pembelian mesin, faktornya adalah kapasitas per jam, jenis media yang didukung, dan tingkat sertifikasi.

Apakah DTI melayani di luar Jakarta?

Ya. DTI melayani pemusnahan data dan pengadaan mesin pemusnah di seluruh Indonesia. Ceritakan lokasi dan jumlah media Anda, dan tim kami akan menyusun rencananya.

SANITASI DATA — PANDUAN

Butuh rencana pemusnahan untuk media Anda?

Kirim gambaran jenis dan jumlah media yang akan dipensiunkan. Tim DTI akan merekomendasikan metode per media, pilihan jasa atau mesin, dan contoh dokumen bukti, tanpa biaya.

WhatsApp kami